Terima Kasih Atas Kunjunganmu Kawan, Semoga Kamu mendapatkan Apa Yang Kamu Cari

Senin, 07 November 2011

bahagia atau kesedihan???

selamat hidup kembali sobatku dimanapun berada . . . .
hari ini saya ingin mengetikkan sesuatu yang mungkin telah lama sobat cari dimana2 tapi belum ketemu2 juga.....
so jgn sungkan untuk melihat dan mengcopas nya asalkan sesuai aturan yang berlaku....
^___^

Banyak hal yang tidak bisa kita prediksikan hanya dengan melihat tingkah laku  seseorang. Kita senantiasa beranggapan bahwa apa yang kita lihat dari seseorang, maka seperti itulah kebenarannya. Jika ia sering memperlihatkan hal-hal baik maka orang beranggapan ia orang baik. Begitu juga jika ia sering memperlihatkan hal-hal buruk maka dapat diprediksikan ia bukan orang baik-baik. Walaupun tidak sedikit juga yang ternyata benar dan sesuai kenyataan.  Yang mana ketika tingkah laku orang itu baik ternyata ia orang baik. Juga sebaliknya.


Bahkan lebih ngerinya lagi adalah ketika ia mampu menyembunyikan semua itu didalam jabatan yang  diemban, yang boleh dibilang sebagai panutan bagi orang-orang yang ada di sekitarnya. Ia memang baik, ia memang mampu melaksanakan apa yang diamanahkan kepadanya, memberikan contoh baik kepada siapa saja yang ada disekitarnya, memberikan prestasi-prestasi yang gemilang, melaksanakan syariat islam dengan penuh semangat. Hingga akhir amanahpun ia sangat luar biasa.

Bangga, salut, pujian tak henti-hentinga mengiringi. Karena kebaikannya mampu mengalihkan segalanya. Dan siapun yakin bahwa ia tak mungkin melakukan suatu dosa sedikitpun. Namun, benar sekali kata pepatah “sepintar-pintarnya tupai melompat pasti akan jatuh juga”. Manusia, manusia dan itulah yang namanya manusia. Manusia tidak akan pernah luput dari kesalahan dan dosa. Ia malah menganggap bahwa tak ada seoarangpun yang akan mengetahui dosa yang sedang ia sembunyikan.

Ia menganggap dosa itu seakan tiada. Yang penting buat dia hanyalah kebahagiaanya. Ia tergoda, ia terjebak, ia terpedaya oleh tipu daya syetan. Mendzolimi dirinya, mendzolimi orang lain, sahabat-sahabat dekat dan orang-orang yang mengaguminya. Sampai-sampai ucapan dan kata bohongpun ia lantunkan demi menutupi kesalahannya. Sungguh ia telah berbuat munafik. Hanya demi menjaga nama baiknya di hadapan dan dipenglihatan orang lain.
Dan pertanyaan besarpun aku hadirkan disini. Apa yang anda rasakan kala orang yang anda anggap kebaikannya cukup sempurna, ternyata melakukan hal yang sangat-sangat tidak menyangka?. Di luar logika manusia sebagai hamba Allah. Jawabannyapun tidak akan lebih dari kata “Shock, kecewa” sambil menggeleng-gelengkan kepala dan berucap “Astagfirulloohal’adziim, Astagfirulloohal’adziim, Astagfirulloohal’adziim”.

Mengapa jabatanmu kamu jadikan topeng?.  Memang benar kamu selalu memperlihatkan hal-hal yang baik. Tapi sadarkah kamu apa yang kamu sembunyikan itu berdosa?. Walaupun secara harfiah memang baik. Tapi kau jauh lebih baik jika seandainya jujur kepada semuanya tentang apa yang selama ini ditutup-tutupi. Berterus teranglah! Terbukalah!.. Sesungguhnya Allah mengetahui segalanya. Apa yang ada dihatimu sekalipun, Allah tahu. Insya Allah kau akan lebih menikmati jalan hidupmu. Walaupun pahit buat dirimu, tapi kau tidak menyakiti orang lain. Karena mau gak mau inilah kenyataan hidup. Pilhanmu sendiri.

Dan kita semua pasti menerima tanpa membenci. Kita akan merasa “bahagia” walaupun “sedih”. Mending sakit sekarang daripada nanti, mending tertipu sekarang daripada nanti dan mending terluka sekarang daripada nanti. Karena yang sudah terjadi ya terjadilah. Tak bisa kita menentangnya. Tak bisa kita mengelaknya. Dan tak bisa kita menyesalinya. Mungkin semuanya sudah jalan dan takdir dari Allah SWT.  Yang baiknya akan dikenang selamanya dan yang buruknya menjadi pelajaran besar. Seperti istilah yang sering kita dengar: janganlah kau membenci seseorang atas keburukannya. Yang harus kamu lakukan adalah “Ambil hal-hal baiknya yang dapat kita jadikan pedoman untuk lebih baik lagi”.

sekian dulu sobatku....
ambillah yang tebaik dan buanglah semua yang terburuk...
jangan itu menjadi penghalang kita untuk mendapatkan kebahagiaan...
oke.....
see you next post.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar